Place Your Ads Here 468x60px

Cooler Master Hyper 212 X

Cooler Master merilis CM Hyper 212 X, yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya. Dengan bentuk Heatsink berpola X yang menurut klaim CM dapat membantu mengusir panas secara lebih efisien karena berpola membentuk airflow yang baik, masih sama menggunakan 4 buah Heatpipe CDC (Continuous Direct Contact)

TT ESPORT POSEIDON CHERRY MX RED SWITCH

Keyboard ini adalah salah satu keyboard mechanical yang cukup mumpuni dan terjangkau.

Cooler Master Silent Pro Gold 550W

Cooler Master melahirkan varian barunya untuk Power Supply segment, Silent Pro Gold 550 W merupakan sebuah PSU high performance yang punya rating Gold Certification 80 alias punya efisiensi di atas 90%,

Showing posts with label Keyboard. Show all posts
Showing posts with label Keyboard. Show all posts

Monday, February 17, 2014

Tt esport Poseidon Cherry MX Red Switch




Specification




Packaging


Sejujurnya, untuk barang yang bisa di bilang agak mahal ini, packagingnya biasa banget, Cuma dus aja yang lumayan tebal, sementara keyboardnya di bungkus lagi sama buble wrap. Tapi lumayan positif juga sih, mungkin Thermal Take lebih milih ngabisin biaya buat keyboard ini lebih ke built quality daripada packaging material. Tapi bahkan keycap remover pun nggak ada, yang ada cuma kartu garansi sama quick user guide. Yah, bener-bener to the point ya.


Front


Back

Build Quality

Jauh sekali dari keyboard memberane manapun, tapi kalo dibandingan sama mechanical keyboard lain mungkin agak rendah ya. Yang saya rasain masih ada bagian yang terasa hollow di keyboard ini, meskipun menurut saya nggak terlalu pengaruh si. Kokoh juga, hampir nggak ada flex meskipun di kasi tekanan kuat. Kabel yang disertain Cuma kabel biasa, nggak detacable, nggak braided, tapi pada bagian bawah keyboard udah disertain alur buat kabel. Lumayan buat yang pengen mejanya lebih rapih. Tapi bagaimanapun, buat orang yang kurang telaten kayak saya, non braided cable kadang bisa jadi mimpi buruk, soalnya gampang sobek bahkan putus. Bagian bawahnya ada empat rubber pad, dan kualitasnya cukup bagus, keyboard ini nggak bakal kemana-mana ketika dipake ngetik, bahkan di ujung penyangganya ada karet juga.







Penyangga


Alur Kabel


Non Braided Cable:





Here Comes The Poseidon

Satu hal yang menurut saya paling menarik dari keyboard ini (dan paling dipromosiin sama Thermal Take juga) adalah full backlight key, buat keyboard rentang harga segini mungkin bisa di bilang jarang banget pesaingnya kali ya. Backlight-nya sendiri cukup terang dan punya 4 seting brightenss, meskipun backplatenya masih hitam, tapi ngga terlalu berpengaruh sama terangnya si poesidon.










Backlight off

Level 1

Level 2

Level 3

Level 4


Fungsi mengatur keterangan backlight diakses dengan menekan Fn+F11 buat menaikkan keterangan dan Fn+F12 buat menurunkan sampai mematikan backlight. Sementara media keys terintegerasi dengan tombol F1 sampai F7, fungsinya standar sih, back, play/pause, next, stop, mute, volume up, volume down.

Di ujung kanan atas keyboard ada lampu num lock, caps lock dan scroll lock, juga terdapat tombol buat mematikan windows key, cukup berguna buat yang suka main game, biar nggak sengaja menekan windows key terus keluar dari game (cukup membuat frustasi dan manghilangkan fokus). Di area kanan atas ini juga ada logo Tt esport dan lambang battle dragon, sayangnya lambang battle dragon ini nggak bisa nyala, cukup mengecewakan sih. Tapi yang unik, lambang battle dragon ini juga ada di space bar, jadi ikutan nyala ketika backlight dinyalain. Cukup menarik menurut saya.



Behold The Mechanical Key Switches

Switch yang digunakan adalah Cherry tm MX Red switch. Buat orang yang udah biasa pake mechanical keyboard mungkin nggak ada yang mesti di jelasin lagi kali ya, liner non tactile non clicky keyboard. Nggak ada actuation point sama sekali, nggak ada indikasi apapun kalo key sudah ter-register.

Nah, mungkin ini yang mau saya share dengan lebih mendalam, berhubung saya udah sekian tahun pake keyboard membrane, saya lebih sering bottoming out ketika pake switch ini. Menurut saya hal ini lebih sia-sia daripada berguna, karena saya lebih sering pake kekuatan lebih banyak ketika neken keyboard yang sebenernya nggak perlu karena mechanical key switch itu hanya perlu di tekan sekitar setengah aja biar ter-register. Jadi saya merasa lebih sering buang tenaga. Saran saya, kalo agan-agan sekalian baru pertama kali make mechanical keyboard, pilih aja yang ada tactile-nya, soalnya tanpa tactile jadi butuh waktu penyesuaian yang lumayan lama dengan key switch ini.

Keycapnya sendiri fellnya agak sedikit rubbery, saya pribadi cukup suka sama key cap tipe ini, karena enak kalo diteken lama. Mungkin lebih kerasa kalo main hame FPS kali ya, kalo kita lama-lama neken tombol WASD nggak akan slip. Bahan keycapnya sendiri ABS.

Performace

Mungkin yang paling bisa disebut jadi kekurangan keyboard ini adalah:
No onboard memory
No game profile
No macro key

Kenapa kekurangan? Karena biasanya hal yang seperti ini yang di cari para gamer, tapi berhubung ini keyboard entry level, ya sepertinya fitur itu mesti di pangkas demi harga. Cukup adil juga sih.


Keyboard ini juga ada fitur anti ghosting-nya, menurut website Tt esport, poesidon mendukung 6-8 key rollover, tapi pas saya test Cuma bisa ter-register sampe 6 key, nggak tau juga bisa atau nggak di set samapi 8 key. Jadi menurut saya, kapabilitas buat gaming sedikit terbatas. Kalau agan casual gamer si mungkin nggak terlalu pengaruh ya. Satu lagi, saya juga belom nyoba pake port PS/2 buat ngetes anti ghosting, ngga punya konverternya soalnya.
KRO Test

Sementara kalo buat ngetik, tiap key nya terasa culup solid letika di tekan dan lumayan kokoh, seperti yang disinggung sebelumnya, key yang di pake adalah Cherry tm MX RED switch, jadi sangat ringan (45cN sampe actuation dan sekitar 55cN sampe bottom out). Pribadi buat saya, keyboard ini nggak terlalu cocok buat ngetik, tapi balik ke personal preference lagi ya. kenapa nggak cocok buat ngetik? Karena nggak ada tactile feedback sama sekali, jadi sering bottom out, untuk game? Enak banget, nggak ada tahanan sama sekali, jadi pencet key berulang-ulang terasa nyaman.

Keyboard ini juga driverless dan sama sekali nggak ada software yang tersedia, kembali lagi karena keyboard ini untuk level entry, jadi ketiadaan driver sama software cukup masuk akal. Kalo pake driver sama fungsi tambahan pasti biaya yang dibebanin ke konsumen lebih tinggi lagi.

Summary

Buat yang cari mechanical keyboard tapi nggak mau keluar banyak biaya, Poesidon dari Tt esport bisa dijadikan pilihan. Build quality-nya cukup baik meskipun minim fasilitas, tapi udah dilengkapi dengan full backlight dengan empat tingkat keterangan. Media keys juga terintegerasi dengan F key, yang meskipun fungsinya nggak bisa di lock ke media function only, cukup menjadi daya tarik ke keyboard ini kok. Baik entry level gamer maupun mereka yang menginginkan keyboard mecanical buat sekedar ngetik, nggak akan kecewa dengan keyboard ini.

Negatifnya menurut saya hanya fiturnya yang kurang, seperti hanya 6KRO, no macro dan sebagainya. Tapi buat harga segini dan full layout keyboard, sangat masuk akal dengan minimnya fitur. Hanya saja, kalo di sertakan key cap puller akan menjadi nilai tambah yang sangat baik.

Harganya menurut saya menarik sekali, lebih mendekati high end membrane keyboard, jadi jauh lebih menarik ambil entry mechanical keyboard daripada ambil high end membrane kayboard.

source : kaskus.co.id

Sunday, August 12, 2012

Logitech Gaming Series G105

Keyboard yang satu ini merupakan sebuah keyboard bagi para gamers. Terdapat 2 jenis, yaitu Logitech Gaming Series G105 dan Logitech Gaming Series G105 Official Call Of Duty Modern Warfare 3. Dan kali ini, yang akan diulas adalah yang pertama, yaitu Logitech Gaming Series G105 Original.

Specification and Features

  • Long-life, LED backlighting
  • Easily locate keys—even in the dark. The backlight can be set to two different brightness levels—or turned off completely
  • 6 programmable G-keys
  • Each with three mode states , let you configure up to 18 unique function per game, including single keypresses or complex macros. Use the MR key to record new macros on the fly
  • Multy-key input
  • Use up to five keys at once to perform multiple-and more complex-action without the interference or ghosting that can occur with other keyboards.
  • Instant media access
  • Instant access to volume and mute, as well as start, stop, pause, forward, and back function, is right at your fingertips. So you,ve got more control without leaving your keyboard.
  • Game/desktop mode
  • A game/desktop mode switch lets you disable the Windows/Context Menu keys so they won't interrupt your game if pressed accidentally
  • Built for gaming
  • Play harder. Responsive longer-life keys withstand demanding play. With Logitech's high quality standards and rigorous testing, the G105 is built to last.

PACKAGING AND BUILD QUALITY




Product





GAMING PERFORMANCE

Terdapat fitur G-keys atau fitur macros yang biasa di butuhkan para gamer. Sayangnya tidak ada fitur memory onboard.


Jadi untuk menggunakan fitur macro ini pengguna keyboard harus menginstal dulu software yang harus di download di website logitech.

Logitech software






LED Blue Light

Logitech juga memberikan fitur backlighting agar para gamers dapat mneggunakan keyboard ini sekalipun dalam kegelapan. Dan salah satunya juga daya tarik tersendiri dari keyboard ini.





Key-Rollover

Key-Rollover / anti-ghosting / multi-key, logitech mengklaim bahwa keyboard ini mempunyai fitur KRO hingga 5KRO, sedangkan limit USB yang kita ketahui adalah 6KRO. Kecuali noppo choc mini hingga NKRO dengan input USB saja.
Pada saat bermain cs w+d+spasi+r dapat teregister dengan sempurna.
Yang saya bingungkan pada saat saya mencoba dengan aqua key tes hasilnya malah keyboard ini dapat menggunakan 6 tombol bersamaan yang artinya 6KRO.


Dan tidak lupa dengan menekan kedua tombol shift secara bersamaan dan mengetikkan "a quick brown fox jumps over the lazy dog".

Hasilnya;
A QUICK BROWN FOX UMPS OVER THE LAZY DOG

Wow, hanya "J" yang tidak teregister.

KESIMPULAN

Logitech G105 ini merupakan salah satu official keyboard dari game yang baru saja rilis pada tanggal 8 November kemarin yaitu Call of Duty Modern Warfare 3. Namun Logitech yang saya dapat ini merupakan produk originalnya. Perbedaan pada backlight, logo COD MW3 dan juga font pada keyboard. Namun dengan harga yang diberikan yaitu setengah dari Logitech G105 MW3 edition saya cukup puas karena mempunyai fitur yang sama.

PROs
  • Harga murah
  • 5 KRO
  • Backlight
  • 6 Macro key dengan 3 profile berbeda
  • Multimedia shortcut


CONs
  • Gak ada memory internal
  • Not a mechanical keyboard 
  • Tanpa wristrest
  • Backlight gak bisa di ganti2
kaskus.co.id